Rabu, 25 Mei 2016

Menyikapi globalisasi informasi dengan mengembangkan potensi diri mahasiswa sebagai SDM yang unggul secara Intelektual,Anggun,secara moral dan komponen dalam iptek khususnya teknologi informasi dan komunikasi

Globalisasi adalah sebuah fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu.Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini.globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus di jawab ,dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan. globalisasi adalah proses dimana berbagai perstiwa ,keputusan dan kegiatan dibelahan dunia yang dapat membawa konsekuensi pada setiap individu. Kebanyakan masyarakat kita, termasuk para lulusan perguruan tinggi memandang masa depan dengan penuh kecemasan dan kekhawatiran ketimbang dengan kegairahan dan harapan. Dunia berubah terlalu cepat bagi mereka yang miskin pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional. Sehingga masa depan dirasakan sebagai sesuatu yang tidak menentu dan tidak pasti. Akibatnya banyak sekali masyarakat dan para lulusan perguruan tinggi mengalami shock baik secara kultural maupun secara spiritual. Dan pada akhirnya menyebabkan masyarakat menjadi keliru dalam memaknai masa depan dan globalisasi. Era globalisasi ditandai dengan keterbukaan dan hilangnya batasan-batasan dalam berbagai sektor kehidupan. Masyarakat akan lebih mengenal satu dengan yang lain saling mengetahui kemampuan bangsa lain dengan cara menyaring bangsa asing yang masuk ke negara kita yang sesuai dengan kepribadian bangsa dan berusaha mengikuti perkembangan IPTEK. Pesatnya perkembangan iptek mendorong manusia untuk belajar secara terus-menerus dengan mengubah prinsip-prinsip belajar yang dilakukannya. Hal ini yang harus menjadi perhatian penyelenggara perguruan tinggi, harus kreatif dan inovatif dalam kompeten dan menguasai IPTEK. Pada dasarnya mahasiswa bukan lagi siswa, dia sudah maha artinya mahasiswa dituntut untuk mampu menjadi subjek belajar bukan lagi objek belajar yang selalu disuapi ilmu pengetahuan dan keterampilan oleh dosennya. Mahasiswa harus mampu mengoptimalkan berbagai sarana dan sumber belajar serta perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi. Perguruan tinggi sebagai fasilisator yang dapat memfasilitasi mahasiswa sebagai subjek belajar, sehingga lulus dari perguruan tinggi betul-betul menjadi SDM yang siap pakai dan kompeten. Keadaan seperti ini menurut SDM yang memiliki pengetahuan dan horisonyang luas dengan pengetahuan dan wawasan yang luas dapat menembus berbagai dimensi, dapat memilih, bahkan menawarkan pilihan-pilihan bagi setiap yang membutuhkannya. SDM pada era global adalah yang memiliki kualitas kompetitif, mampu berpikir, mengembangkan potensi diri dan mengenal segala kewajiban dan hak-haknya. Mampu survey dalam kehidupan yang penuh persaingan dengan menghasilkan karya-karya yang unggul dan memberikan manfaat bagi kehidupan sesamanya. Membangun SDM yang berkualitas tidak cukup dengan mengandalkan kecerdasan intelektual (IQ) semata, perlu didukung pula dengan kecerdasan emosional (EQ) yang didasari oleh kesadaran akan kebenaran sejati. Dan sesuatu hal yang harus dimiliki SDM pada era global adalah kompetensi. Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang dalam bidang segala hal. Karena pada era ini akan melahirkan suatu dunia baru yaitu suatu dunia yang terbuka dengan berbagai aspek positif dan negatif terutama dalam bidang teknologi informasi. Untuk lebih lanjut anda bisa KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar